Tampilkan postingan dengan label Al-Qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Qur'an. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juli 2020

Download Terjemah Kitab Tafsir Ath-Thabari Jami-ul Bayan Fi Tawili Aayatil Qur’an Penulis : Abu Ja'far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari


Tafsir Ath-Thabari
Jami-ul Bayan Fi Tawili Aayatil Qur’an
Penulis : Abu Ja'far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari

 Tahqiq dan Takhrij : Ahmad Abdurraziq Al Bakri,
 Muhammad Adil Muhammad,
Muhammad Abdul Lathif Khalaf,
Mahmud Mursi Abdul Hamid

Ini adalah salah satu kitab tafsir yang menjadi rujukan para penuntut ilmu al-Quran.
 Imam Muhammad bin Jarir At Thabari dilahirkan pada tahun 224 hijriyyah di daerah yang disebut Thabaristan, wafat pada tahun 310 hijriah diusia 86 tahun.

Tafsir Ath-Thabari yang aslinya berjudul "Jami al-Bayan fi Tawil al-Qur’an" adalah sebuah Tafsir Al-Qur'an yang disusun oleh Imam Abu Jafar Muhammad bin Jarir ath-Thabari. Namun lebih dikenal sebagai Tafsir Tabari saja.

 Kitab ini dijuluki sebagai kitab terlengkap dan teragung yang menafsirkan Al Qur'an karena metode penyusunan yang bagus dan wujudnya yang sangat tebal dan berjilid-jilid, yakni diketahui sekitar 26 Jilid.

Komentar para Ulama mengenai kitab Tafsir ini
Imam as-Suyuthi berkata, “Jika anda bertanya, kitab tafsir mana yang dapat dijadikan sebagai rujukan?”Maka aku jawab, “Yaitu tafsir Ibnu Jarir ath-Thabari, di mana para Imam yang amat kompeten bersepakat bahawa belum ada kitab tafsir yang menyerupainya.”

Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Adapun kitab-kitab tafsir yang beredar di tangan orang yang paling benar adalah karya Ibnu Jarir ath-Thabari. Dia menyebutkan perkataan-perkatan para salaf dengan sanad-sanad yang kuat, tidak ada bid’ah di dalamnya dan tidak meriwayatkan hadis dari orang-orang yang diragukan seperti Mukatil B. Sulaiman dan al-Kalbi.”

Al-Hafiz Ibnu Katsir adalah tokoh dalam bidang tafsir yang telah mengambil banyak manfaat dari Tafsir ath-Thabari ini sekaligus menghasilkan ringkasan dan menambahkan banyak manfaat berkaitan dangan hadis, fiqh, ushul, sejarah, dan beberapa yang lainnya yang bermanfaat yang kemudian dikenali sebagai Tafsir Ibnu Katsir.

Imam adz-Dzahabi berkata, “Inilah tafsir seorang Imam dalam ayat-ayat yang berbicara tentang sifat-sifat Allah yang dipenuhi dengan perkataan para Salaf yang menetapkannya bukan yang menafikannya, dan tidak mentakwilkannya dan Dia (Allah) tidak menyerupai makhluk selama-lamanya.”


Silahkan Download Kitabnya di bawah ini:


39.9M
42.5M
49.3M
44.8M
45.0M
42.5M
39.5M
38.6M
40.0M
39.0M
40.0M
40.5M
40.4M
40.2M
39.6M
44.7M
47.0M
44.8M
44.8M
43.6M
44.8M
45.4M
25.8M
25.1M
49.1M
25.8M




Selasa, 14 Juli 2020

Download Terjemah Kitab TAFSIR AL-QURTHUBI Al-Jami li-Ahkam Al-Qur'an IMAM AL-QURTHUBI


TAFSIR AL-QURTHUBI
Al-Jami li-Ahkam Al-Qur'an

Oleh: IMAM AL-QURTHUBI



Tahqiq/Peneliti: Mahmud Hamid Utsman
Ta'liq / dikomentari oleh: Muhammad Ibrahim Al Hifnawi
Penerbit: Pustaka Azzam



Tafsir Al-Qurthubi adalah salah satu kitab tafsir klasik karya Imam Qurthubi, ulama besar abad pertengahan dari Andalusia (sekarang Spanyol).

 Kitab ini aslinya berjudul "Al-Jami' li Ahkamil Qur'an". Tafsir ini memang menafsirkan seluruh ayat Al Qur'an, tapi sesuai dengan namanya, kitab ini memberi porsi penafsiran lebih besar pada ayat-ayat yang mengandung soal hukum di dalam Al Qur'an.

 Tafsir ini dinilai para ulama sebagai salah satu kitab tafsir terbaik yang menafsirkan ayat-ayat hukum dalam Al Qur'an, yang memang cukup langka.

Dalam tafsirnya ini, Al-Qurthubi menjelaskan tentang asbabun nuzul (sebab turunnya) ayatnya, perbedaan bacaan dan tata bahasa, periwayatan hadits yang terkait dengan ayat tersebut, mengungkap lafaz-lafaz yang gharib di dalam Al-Qur'an, serta mengambil pendapat para ulama salaf dan fuqaha serta pengikut mereka.
 Ia juga memperkuat argumentasinya dengan sya'ir Arab untuk menjelaskan makna bahasa untuk sebuah kata atau kalimat di sebuah ayat, serta mengadopsi pendapat para ahli tafsir pendahulunya seperti Ath-Thabari, Ibnu Athiya, Ibnu al-Arabi, Ilya al-Harasi, dan lainnya.

 Kitab ini terasa amat istimewa dibanding kitab-kitab tafsir ahkam Al-Qur'an lainnya karena tidak hanya menafsirkan ayat-ayat hukum dan fiqih saja, tetapi lebih dari itu.

Imam al-Qurthubi lahir di Cordova (Andalusia) pada 1214 M dan meninggal di Mesir pada 1273 M (671 H). Ia ulama dari mazhab fiqih Maliki.

kitab ini dan telah mendapatkan rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor: Rek-508/MUI/XI/07


Silahkan Download Kitabnya di bawah ini:


25.6M
25.1M
25.6M
39.4M
47.7M
26.2M
47.5M
43.3M
44.0M
48.9M
43.1M
38.7M
41.3M
41.5M
42.1M
35.5M
31.1M
36.6M
36.5M
44.0M


Sabtu, 25 April 2020

Download Kitab Terjemah Tafsir Jalalain


Terjemah Tafsir Jalalain Bahasa Indonesia

تفسير الجلالين 



Tafsir Al-Jalalain (Bahasa Arab: تفسير الجلالين, arti harfiahnya: "Tafsir dua Jalal") adalah sebuah kitab tafsir Al-Qur'an terkenal, yang awalnya ditul\is oleh Syaikh Jalaluddin Al-Mahalli pada tahun 1459 M.

Setelah itu, pada tahun 1505, proses penyusunan Tafsir Jalalain dilanjutkan oleh muridnya Syaikh Jalaluddin Al-Mahalli, yakni Syaikh Jalaluddin As-Suyuthi. Nah, kitab tafsir ini ada 2 bagian yang ditulis oleh orang yang berbeda.

Penulis: Syaikh Jalaludin Al-Mahalli dan Syaikh Jalaluddin As-Suyuthi
Tebal: 835 halaman (cet 1) dan 611 halaman (cet 2)



Kitab Arabnya








Selasa, 24 Maret 2020

Download Tafsîr Al-Mishbâh Prof.Dr. Kh.Muhammad Quraish Shihab.MA


Tafsîr Al-Mishbâh
Prof.Dr. Kh.Muhammad Quraish Shihab.MA


Tafsîr Al-Mishbâh Adalah Karya Monumental Muhammad Quraish Shihab Dan Diterbitkan Oleh Lentera Hati.

Tentang Al-Misbah
Tafsir Al-Misbah Adalah Sebuah Tafsir Al-Quran Lengkap 30 Juz Pertama Dalam Kurun Waktu 30 Tahun Terakhir. Warna Keindonesiaan Penulis Memberi Warna Yang Menarik Dan Khas Serta Sangat Relevan Untuk Memperkaya Khazanah Pemahaman Dan Penghayatan Umat Islam Terhadap Rahasia Makna Ayat Allah Swt.

Sekilas Tentang Isi Tafsir

M. Quraish Shihab Memulai Dengan Menjelaskan Tentang Maksud-Maksud Firman Allah Swt Sesuai Kemampuan Manusia Dalam Menafsirkan Sesuai Dengan Keberadaan Seseorang Pada Lingkungan Budaya Dan Kondisisosial Dan Perkambangan Ilmu Dalam Menangkap Pesan-Pesan Al-Quran. Keagungan Firman Allah Dapat Menampung Segala Kemampuan, Tingkat, Kecederungan, Dan Kondisi Yang Berbeda-Beda Itu. Seorang Mufassir Di Tuntut Untuk Menjelaskan Nilai-Nilai Itu Sejalan Dengan Perkembangan Masyarakatnya, Sehingga Al-Quran Dapat Benar-Benar Berfungsi Sebagai Petunjuk, Pemisah Antara Yang Haq Dan Bathil Serta Jalan Keluar Bagi Setiap Probelam Kehidupan Yang Dihadapi, Mufassir Dituntut Pula Untuk Menghapus Kesalah Pahaman Terhadap Al-Qur’an Atau Kandungan Ayat-Ayat.

M. Quraish Shihab Juga Memasukkan Tentang Kaum Orientalis Mengkiritik Tajam Sistematika Urutan Ayat Dan Surah-Surah Al-Quran, Sambil Melemparkan Kesalahan Kepada Para Penulis Wahyu. Kaum Orientalis Berpendapat Bahwa Ada Bagian-Bagian Al-Quran Yang Ditulis Pada Masa Awal Karier Nabi Muhammad Saw.

Contoh Bukti Yang Dikemukakannya Antara Lain Adalah: Qs. Al-Ghasyiyah. Di Sana Gambaran Mengenai Hari Kiamat Dan Nasib Orang-Orang Durhaka, Kemudian Dilanjutkan Dengan Gambaran Orang-Orang Yang Taat.

Kemudian Dia Mengambil Tokoh-Tokoh Para Ulama Tafsir, Tokoh-Tokohnya Seperti: Fakhruddin Ar-Razi (606 H/1210 M). Abu Ishaq Asy-Syathibi (W.790 H/1388 M), Ibrahim Ibn Umar Al-Biqa’i (809-885 H/1406-1480 M), Badruddin Muhammad Ibn Abdullah Az-Zarkasyi (W.794 H) Dan Lain-Lain Yang Menekuni Ilmu Munasabat Al-Quran/Keserasian Hubungan Bagian-Bagian Al-Quran.

Ada Beberapa Prinsip Yang Dipegangi Oleh M. Quraish Shihab Dalam Karya Tafsirnya, Baik Tahlîlî Maupun Mawdhû‘Î, Di Antaranya Bahwa Al-Qur’an Merupakan Satu Kesatuan Yang Tak Terpisahkan. Dalam Al-Mishbâh, Dia Tidak Pernah Luput Dari Pembahasan Ilmu Al-Munâsabât Yang Tercermin Dalam Enam Hal:

·        Keserasian Kata Demi Kata Dalam Satu Surah;
·        Keserasian Kandungan Ayat Dengan Penutup Ayat (Fawâshil);
·        Keserasian Hubungan Ayat Dengan Ayat Berikutnya;
·        Keserasian Uraian Awal/Mukadimah Satu Surah Dengan Penutupnya;
·        Keserasian Penutup Surah Dengan Uraian Awal/Mukadimah Surah Sesudahnya;
·        Keserasian Tema Surah Dengan Nama Surah.
Tafsîr Al-Mishbâh Banyak Mengemukakan ‘Uraian Penjelas’ Terhadap Sejumlah Mufasir Ternama Sehingga Menjadi Referensi Yang Mumpuni, Informatif, Argumentatif. Tafsir Ini Tersaji Dengan Gaya Bahasa Penulisan Yang Mudah Dicerna Segenap Kalangan, Dari Mulai Akademisi Hingga Masyarakat Luas. Penjelasan Makna Sebuah Ayat Tertuang Dengan Tamsilan Yang Semakin Menarik Atensi Pembaca Untuk Menelaahnya.

Begitu Menariknya Uraian Yang Terdapat Dalam Banyak Karyanya, Pemerhati Karya Tafsir Nusantara, Howard M. Federspiel, Merekomendasikan Bahwa Karya-Karya Tafsir M. Quraish Shihab Pantas Dan Wajib Menjadi Bacaan Setiap Muslim Di Indonesia Sekarang. Dari Segi Penamaannya, Al-Mishbah Berarti “Lampu, Pelita, Atau Lentera”, Yang Mengindikasikan Makna Kehidupan Dan Berbagai Persoalan Umat Diterangi Oleh Cahaya Al-Qur’an. Penulisnya Mencitakan Al-Qur’an Agar Semakin ‘Membumi’ Dan Mudah Dipahami.

Tafsîr Al-Mishbâh Merupakan Tafsir Al-Quran Lengkap 30 Juz Pertama Dalam 30 Tahun Terakhir, Yang Ditulis Oleh Ahli Tafsir Terkemuka Indonesia: Prof. Dr. M. Quraish Shihab. Ke-Indonesiaan Penulis Memberi Warna Yang Menarik Dan Khas Serta Sangat Relevan Untuk Memperkaya Khasanah Pemahaman Dan Penghayatan Kita Terhadap Rahasia Makna Ayat-Ayat Allah. Mari Terangi Jiwa Dan Keimanan Kita Dengan Tafsîr Al-Mishbâh Sekarang Juga.

Buku Ini Terdiri Dari 15 Volume Silahkan DiDownload Dibawah ini:


Harapan Kami para sahabat juga mau membeli kitab versi asli/cetaknya.


Kitab Al-Ta-aruf li-Madzhabi Ahl Al-Tashawwuf

  AJARAN     KAUM SUFI Al-Ta-aruf li-Madzhabi Ahl Al-Tashawwuf Karya : Ibn Abi Ishaq Muhammad ibn Ibrahim ibn Ya’qub Al-Bukhari AL-KALABADZI...

Postingan Populer