Tampilkan postingan dengan label kitab kuning terjemah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kitab kuning terjemah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 September 2020

Download Terjemah Kitab (Syarah Al-Faazhul Qur`an)Ensiklopedi Makna Al-Qur`an

Ensiklopedi Makna Al-Qur`an
(Syarah Al-Faazhul Qur`an)
r


Kamus Al Qur`an dengan berbagai keunggulan, diantaranya :
Memudahkan para pembaca untuk mencari kata-kata yang memiliki makna musytarak (ganda), ghaib (asing), musykil (sulit), makna-makna umum dan khusus.
memudahkan para pembaca untuk menemukan adanya perubahan makna karena berdampingan dengan kalimat lain yang terdapat pada ayat yang berbeda pula.
Tersaji secara gamblang tata cara membacanya (huruf latin) sekaligus dapat mengakses maknanya secara mudah dan memuaskan





Sabtu, 05 September 2020

Download Terjemah kitab khos lil mar'ah (Risalah Eksklusif Untuk Wanita)


Terjemah kitab khos lil mar'ah
Risalah Eksklusif Untuk Wanita


Buku ini merupakan terjemah dari kitab khos lil mar'ah. Sebuah kitab yang berisikan perihal kebutuhan wanita yang berupa menghadapi masa kehamilan, melahirkan, menyusui dan sebagainya.

Buku risalah ekslusif untuk wanita ini diterjemahkan oleh Muhammad Taufiq. Kemudian dterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Dakwah Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman.
Pengarang kitab khos lil mas'ah adalah Muhammad Bin 'Alawiy Al -'Aydrus.




Selasa, 25 Agustus 2020

Download terjemah Kitab Al-Wafa’ Kesempurnaan Pribadi Nabi Muhammad


Al-Wafa’

 Kesempurnaan Pribadi Nabi Muhammad

Penulis : Ibnu Jauzi

Buku Al-Wafa’ Kesempurnaan Pribadi Nabi Muhammad ini adalah buku yang menceritakan akhlaq dan pribadi Rasulullullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Penulisnya, Ibnul Jauzi menulis buku Al-Wafa’ Kesempurnaan Pribadi Nabi Muhammad ini untuk mengajak kita menikmati taman-taman Muhammad satu persatu. Hingga kemudian, kita tidak mempunyai pilihan selain mencintainya dan berusaha ittiba’ kepadanya.
Siapapun yang mengenal Muhammad dengan sebenarnya akan sangat mencintainya sebagaimana tersaji dalam buku Al-Wafa’ Kesempurnaan Pribadi Nabi Muhammad ini.
 Pribadi dan akhlaq Muhammad mengundang dan menawan jiwa siapa pun untuk mencintainya. Dan mencintai Muhammad adalah karunia yang luar biasa. Sebab suatu ketika beliau shalallahu ‘alaihi wasallam berkata “Seorang akan bersama dengan siapa yang ia cintai.” Maka mencintai Muhammad adalah awal kebersamaan dengannya. Tidak di dunia ini, namun kelak di akhirat.





Minggu, 23 Agustus 2020

Download Terjemah Kitab Misykaat Al-Mashabiih (Piala Lampu-lampu Penerang) Jilid 6


Misykaat Al-Mashabiih
Piala Lampu-lampu Penerang Jilid  6


Ada dua macam konseptual islam, yaitu Al Qur'an dan Al Hadits.
Al Qur'an adalah firman Tuhan yang diwahyukan melalui Jibril, merupakan pengejawantahan dari kebenaran dan dasar bagi jalan hidup Islami. Kitab ini merupakan petunjuk yang mbnuju kepada perkembangnn kepribadian manusia dan peraturan sosial atas dasar ke Esaan Tuhan.
Rasul sering dijadikan sumber rujukan untuk perumusan sistim kebudayaan, pendidikan', sistim sosial, moral, hukum dan segala cara hidup yang Islani. Sebab Rasul adalah personifikasi Al Qur'an. "Figur yang ideal", kata Al Qur'an "Beliau adalah Al Qur'an yang bcrjalan",
jawab Aisyah isteri Rasul kepada penanya.
Al Qur'an adalah Kalam Allah. Seandainya semua samudra dijadikan tinta dan semua pepohonan dijadikan Kalam, niscaya semua akan habis sebelum selesai menuliskan kalimah Allah. Maka bagaimana melukiskan gambaran perilaku Rasul, sama beratnya melukiskan Kalam Ilahi. Karena Rasul yang seidentik dengan Al Qur'an masih bisa diraba, dilihat, didengar, dirasa dan diajak berdialog, sebab beliau juga manusia, maka penggambaran sifat keteladanan beliau masih bisa ditulis yang telah direkam oleh para periwayat hadits setelah melalui berbagiai macam analisis yang amat teliti, riset metodologik yang teliti dan berbelit-belit serta penyaringan hadits yang amat ketat. Demikian ini terbukti dengan bermunculnya berbagai macam kitab hadits, yang antara lain adalah kitab "Misykaat Al-Mashabiih" yang berinitial dengan arti "piala lampu-lampu penerang'.




Sabtu, 22 Agustus 2020

Download Terjemah Kitab Misykaat Al-Mashabiih (Piala Lampu-lampu Penerang) Jilid 5


Misykaat Al-Mashabiih
Piala Lampu-lampu Penerang Jilid 5



Ada dua macam konseptual islam, yaitu Al Qur'an dan Al Hadits.
Al Qur'an adalah firman Tuhan yang diwahyukan melalui Jibril, merupakan pengejawantahan dari kebenaran dan dasar bagi jalan hidup Islami. Kitab ini merupakan petunjuk yang mbnuju kepada perkembangnn kepribadian manusia dan peraturan sosial atas dasar ke Esaan Tuhan.
Rasul sering dijadikan sumber rujukan untuk perumusan sistim kebudayaan, pendidikan', sistim sosial, moral, hukum dan segala cara hidup yang Islani. Sebab Rasul adalah personifikasi Al Qur'an. "Figur yang ideal", kata Al Qur'an "Beliau adalah Al Qur'an yang bcrjalan",
jawab Aisyah isteri Rasul kepada penanya.
Al Qur'an adalah Kalam Allah. Seandainya semua samudra dijadikan tinta dan semua pepohonan dijadikan Kalam, niscaya semua akan habis sebelum selesai menuliskan kalimah Allah. Maka bagaimana melukiskan gambaran perilaku Rasul, sama beratnya melukiskan Kalam Ilahi. Karena Rasul yang seidentik dengan Al Qur'an masih bisa diraba, dilihat, didengar, dirasa dan diajak berdialog, sebab beliau juga manusia, maka penggambaran sifat keteladanan beliau masih bisa ditulis yang telah direkam oleh para periwayat hadits setelah melalui berbagiai macam analisis yang amat teliti, riset metodologik yang teliti dan berbelit-belit serta penyaringan hadits yang amat ketat. Demikian ini terbukti dengan bermunculnya berbagai macam kitab hadits, yang antara lain adalah kitab "Misykaat Al-Mashabiih" yang berinitial dengan arti "piala lampu-lampu penerang'.





Jumat, 21 Agustus 2020

Download Terjemah Kitab Misykaat Al-Mashabiih (Piala Lampu-lampu Penerang) Jilid 4


Misykaat Al-Mashabiih
Piala Lampu-lampu Penerang Jilid  4



Ada dua macam konseptual islam, yaitu Al Qur'an dan Al Hadits.
Al Qur'an adalah firman Tuhan yang diwahyukan melalui Jibril, merupakan pengejawantahan dari kebenaran dan dssar bagi jalan hidup Islami. Kitab ini merupakan petunjuk yang mbnuju kepada perkembangnn kepribadian manusia dan peraturan sosial atas dasar ke Esaan Tuhan.
Rasul sering dijadikan sumber rujukan untuk perumusan sistim kebudayaan, pendidikan', sistim sosial, moral, hukum dan segala cara hidup yang Islani. Sebab Rasul adalah personifikasi Al Qur'an. "Figur yang ideal", kata Al Qur'an "Beliau adalah Al Qur'an yang bcrjalan",
jawab Aisyah isteri Rasul kepada penanya.
Al Qur'an adalah Kalam Allah. Seandainya semua samudra dijadikan tinta dan semua pepohonan dijadikan Kalam, niscaya semua akan habis sebelum selesai menuliskan kalimah Allah. Maka bagaimana melukiskan gambaran perilaku Rasul, sama beratnya melukiskan Kalam Ilahi. Karena Rasul yang seidentik dengan Al Qur'an masih bisa diraba, dilihat, didengar, dirasa dan diajak berdialog, sebab beliau juga manusia, maka penggambaran sifat keteladanan beliau masih bisa ditulis yang telah direkam oleh para periwayat hadits setelah melalui berbagiai macam analisis yang amat teliti, riset metodologik yang teliti dan berbelit-belit serta penyaringan hadits yang amat ketat. Demikian ini terbukti dengan bermunculnya berbagai macam kitab hadits, yang antara lain adalah kitab "Misykaat Al-Mashabiih" yang berinitial dengan arti "piala lampu-lampu penerang'.






Kamis, 20 Agustus 2020

Download Terjemah Kitab Misykaat Al-Mashabiih (Piala Lampu-lampu Penerang) Jilid 3



Misykaat Al-Mashabiih
Piala Lampu-lampu Penerang Jilid  3




Ada dua macam konseptual islam, yaitu Al Qur'an dan Al Hadits.
Al Qur'an adalah firman Tuhan yang diwahyukan melalui Jibril, merupakan pengejawantahan dari kebenaran dan dssar bagi jalan hidup Islami. Kitab ini merupakan petunjuk yang mbnuju kepada perkembangnn kepribadian manusia dan peraturan sosial atas dasar ke Esaan Tuhan.
Rasul sering dijadikan sumber rujukan untuk perumusan sistim kebudayaan, pendidikan', sistim sosial, moral, hukum dan segala cara hidup yang Islani. Sebab Rasul adalah personifikasi Al Qur'an. "Figur yang ideal", kata Al Qur'an "Beliau adalah Al Qur'an yang bcrjalan",
jawab Aisyah isteri Rasul kepada penanya.
Al Qur'an adalah Kalam Allah. Seandainya semua samudra dijadikan tinta dan semua pepohonan dijadikan Kalam, niscaya semua akan habis sebelum selesai menuliskan kalimah Allah. Maka bagaimana melukiskan gambaran perilaku Rasul, sama beratnya melukiskan Kalam Ilahi. Karena Rasul yang seidentik dengan Al Qur'an masih bisa diraba, dilihat, didengar, dirasa dan diajak berdialog, sebab beliau juga manusia, maka penggambaran sifat keteladanan beliau masih bisa ditulis yang telah direkam oleh para periwayat hadits setelah melalui berbagiai macam analisis yang amat teliti, riset metodologik yang teliti dan berbelit-belit serta penyaringan hadits yang amat ketat. Demikian ini terbukti dengan bermunculnya berbagai macam kitab hadits, yang antara lain adalah kitab "Misykaat Al-Mashabiih" yang berinitial dengan arti "piala lampu-lampu penerang'.

Silahkan Download Kitabnya Disini


Rabu, 19 Agustus 2020

Download Terjemah Kitab Misykaat Al-Mashabiih (Piala Lampu-lampu Penerang) Jilid 2






Misykaat Al-Mashabiih

Piala Lampu-lampu Penerang Jilid  2




Ada dua macam konseptual islam, yaitu Al Qur'an dan Al Hadits.
Al Qur'an adalah firman Tuhan yang diwahyukan melalui Jibril, merupakan pengejawantahan dari kebenaran dan dssar bagi jalan hidup Islami. Kitab ini merupakan petunjuk yang mbnuju kepada perkembangnn kepribadian manusia dan peraturan sosial atas dasar ke Esaan Tuhan.
Rasul sering dijadikan sumber rujukan untuk perumusan sistim kebudayaan, pendidikan', sistim sosial, moral, hukum dan segala cara hidup yang Islani. Sebab Rasul adalah personifikasi Al Qur'an. "Figur yang ideal", kata Al Qur'an "Beliau adalah Al Qur'an yang berjalan",
jawab Aisyah isteri Rasul kepada penanya.
Al Qur'an adalah Kalam Allah. Seandainya semua samudra dijadikan tinta dan semua pepohonan dijadikan Kalam, niscaya semua akan habis sebelum selesai menuliskan kalimah Allah. Maka bagaimana melukiskan gambaran perilaku Rasul, sama beratnya melukiskan Kalam Ilahi. Karena Rasul yang seidentik dengan Al Qur'an masih bisa diraba, dilihat, didengar, dirasa dan diajak berdialog, sebab beliau juga manusia, maka penggambaran sifat keteladanan beliau masih bisa ditulis yang telah direkam oleh para periwayat hadits setelah melalui berbagiai macam analisis yang amat teliti, riset metodologik yang teliti dan berbelit-belit serta penyaringan hadits yang amat ketat. 
Demikian ini terbukti dengan bermunculnya berbagai macam kitab hadits, yang antara lain adalah kitab "Misykaat Al-Mashabiih" yang berinitial dengan arti "piala lampu-lampu penerang'.





Selasa, 18 Agustus 2020

Download Terjemah Kitab Misykaat Al-Mashabiih (Piala Lampu-lampu Penerang) Jilid 1


Misykaat Al-Mashabiih
Piala Lampu-lampu Penerang Jilid  1



Ada dua macam konseptual islam, yaitu Al Qur'an dan Al Hadits.
Al Qur'an adalah firman Tuhan yang diwahyukan melalui Jibril, merupakan pengejawantahan dari kebenaran dan dssar bagi jalan hidup Islami. Kitab ini merupakan petunjuk yang mbnuju kepada perkembangnn kepribadian manusia dan peraturan sosial atas dasar ke Esaan Tuhan.
Rasul sering dijadikan sumber rujukan untuk perumusan sistim kebudayaan, pendidikan', sistim sosial, moral, hukum dan segala cara hidup yang Islani. Sebab Rasul adalah personifikasi Al Qur'an. "Figur yang ideal", kata Al Qur'an "Beliau adalah Al Qur'an yang berjalan",
jawab Aisyah isteri Rasul kepada penanya.
Al Qur'an adalah Kalam Allah. Seandainya semua samudra dijadikan tinta dan semua pepohonan dijadikan Kalam, niscaya semua akan habis sebelum selesai menuliskan kalimah Allah. Maka bagaimana melukiskan gambaran perilaku Rasul, sama beratnya melukiskan Kalam Ilahi. Karena Rasul yang seidentik dengan Al Qur'an masih bisa diraba, dilihat, didengar, dirasa dan diajak berdialog, sebab beliau juga manusia, maka penggambaran sifat keteladanan beliau masih bisa ditulis yang telah direkam oleh para periwayat hadits setelah melalui berbagiai macam analisis yang amat teliti, riset metodologik yang teliti dan berbelit-belit serta penyaringan hadits yang amat ketat. Demikian ini terbukti dengan bermunculnya berbagai macam kitab hadits, yang antara lain adalah kitab "Misykaat Al-Mashabiih" yang berinitial dengan arti "piala lampu-lampu penerang'.





Senin, 17 Agustus 2020

Download Terjemah Kitab Musnad As Syafi'i


Kitab Musnad As Syafi'i


 Imam as-Syafi’i tidak hanya berperan penting dalam bidang fikih dan ushul fikih saja, beliau juga berperan penting dalam bidang hadis dan ilmu hadis.
Salah satu kitab hadis yang masyhur pada abad kedua hijriyah adalah kitab Musnad as-Syafi’i.
Kitab ini tidak disusun oleh Imam Syafi’i sendiri, melainkan oleh pengikutnya yaitu al-A’sham yang menerima riwayat dari Rabi’ bin Sulaiman al-Muradi dari as-Syafi’i.
Hadis-hadis yang terdapat dalam Musnad as-Syafi’i merupakan kumpulan dari hadis-hadis yang terdapat dalam kitabnya yang lain yaitu al-Umm.
Dan kitab As Syafi Karya Syeikh Al Allamah Ibnu Al Atsir Al Jazary mengupas tuntas tentang kitab tersebut, meliputi mentakhrij hadist yang ada pada kutubus sittah dan menjelaskan ma'na ma'na ghorib, serta mengkaji lewat ilmu fiqh madzahibul arba'ah.


Silahkan Download Kitabnya Dibawah ini







Minggu, 16 Agustus 2020

Download terjemah Kitab Al-Ahkam as-Sulthaniyyah (Hukum Tata Negara Dan Kepemimpinan Dalam Takaran Islam)


Al-Ahkam as-Sulthaniyyah

Hukum Tata Negara Dan Kepemimpinan Dalam Takaran Islam


Imam Al-Mawardi


Al-Ahkam as-Sulthaniyyah ini merupakan karya monumental al-Mawardi yang kuat diyakini ditulis atas permintaan Khalifah al-Qa’im bi Amrillah (422–467 H).
Buku ini memuat hukum-hukum yang sangat dibutuhkan oleh para penguasa, khususnya khalifah dan jajarannya. Selain dibutuhkan oleh aparatur pemerintah sebagai rujukan untuk menjalankan tugas dan kewajiban mereka, juga menjadi pegangan masyarakat untuk mengetahui hak dan kewajiban para penguasa atas diri mereka.
Dengan begitu, mereka mempunyai pedoman untuk melakukan check and balance. Buku ini terdiri dari dua puluh bab, dan membahas banyak hal, seperti: akad Imamah, pengangkatan Wizarat (pembantu khalifah), bukan wizarat dengan konotasi kementerian seperti dalam sistem demokrasi, pengangkatan Imarah ‘ala al-Bilad (kepala daerah), pengangkatan Imarah ‘ala al-Jihad (panglima perang), dan sebagainya.
Termasuk bab tentang penetapan Jizyah dan Kharaj, hukum Ihya’ al-Mawat (menghidupkan tanah mati), eksplorasi air (termasuk tambang), Hima dan Irfaq (proteksi lahan dan kepemilikan umum), hingga Diwan (administrasi), Ahkam al-Jara’im (hukum tindak kriminal), dan Hisbah.





Senin, 27 Juli 2020

Download ebook Ibnu Hazm imam Fiqih, Filosof & Sastrawan Abad ke-4 H


Ibnu Hazm
imam Fiqih, Filosof & Sastrawan Abad ke-4 H



Ibnu Hazm (bahasa Arab: ابن حزم) adalah seorang sejarawan, ahli fikih, dan imam Ahlus Sunnah di Spanyol Islam Ia dikenal karena produktivitas keliteraturannya, luas ilmu pengetahuannya, dan kepakaran dalam bahasa Arab. Ia adalah seorang pendukung dan ahli fikih yang terkemuka dari Mazhab Zhahiri, dan disebutkan telah menghasilkan karya tulis sebanyak 400 judul, meski kini yang masih dapat ditemui hanya 40 judul saja, yang mencakup berbagai topik seperti hukum Islam, sejarah, etika, perbandingan agama, akidah dan lain-lain.
 Nama lengkapnya adalah Abu Muhammad Ali bin Ahmad bin Said bin Hazm. Ia dilahirkan pada 7 November 994 M di Córdoba, Kekhilafahan Kordoba dan wafat pada 15 Agustus 1064, di Mantha Lisha, dekat Sevilla.
Kelahiran dan Nasab
Ali bin Ahmad bin Said bin Hazm bin Ghalib bin Shalih bin Sufyan bin Yazid lahir di timur kota Cordoba, Andalusia (sekarang Spanyol), pada hari terakhir bulan Ramadhan tahun 384 Hijriyyah. Nama panggilan dan kunyahnya adalah Abu Muhammad, dan lebih dikenal dengan nama Ibnu Hazm.
Nenek moyangnya yang tertinggi pergi dari Persia menuju Andalusia. Ia dan keluarganya mempunyai kedudukan yang cukup sejak mereka sampai di Andalusia.
Masa kecil
Ibnu Hazm mampu menghafal Al-Qur'an saat usia yang masih sangat muda, belajar sastra Al-Qur'an dan hukum-hukumnya, juga yang terkandung dalam Al-Qur'an dari kisah dan berita lainnya. Ia belajar menulis dan selalu melatih kaligrafinya. Ia juga menghafal banyak syair.
Pujian Ulama
Sha'id Al-Andalusi berkata, "Penduduk Andalusia sepakat bahwa Ibnu Hazm adalah sumber ilmu-ilmu keislaman dan yang paling luas pengetahuannya."
Adz-Dzahabi berkata, "Padanya berakhir kepintaran dan kejelian berfikir. Ilmunya sangat luas tentang Al-Qur'an, As-Sunnah, mazhab-mazhab fikih dan sekte, bahasa Arab, sastra, logika dan syair dengan kejujuran dan keagamaannya."
Al-Ghazali berkata, "Aku menemukan sebuah buku tentang asma Allah karangan Muhammad bin Hazm, sebagai bukti akan keagungannya dalam menghafal dan alur pemikirannya."




Jumat, 24 Juli 2020

Download ebook Rihlah Ibnu Bathuthah Memoar Perjalanan Keliling Dunia di Abad Pertengahan


Rihlah Ibnu Bathuthah
Memoar Perjalanan Keliling Dunia di Abad Pertengahan 


Muhammad bin Abdullah bin Muhammad bin Bathuthah adalah seorang pengembara (traveler), petualang (adventure), dan pengamat (viewer) yang membuat catatan harian tentang negeri-negeri yang ia kunjungi dalam pengembaraannya. Catatan perjalanan yang dikenal dengan buku "Rihlah Ibnu Bathuthah" ini ditulis setelah dirinya mengunjungi berbagai belahan dunia, kemudian mengamati kebudayaan, adat istiadat, dan perilaku masyarakat di negeri-negeri yang ia kunjungi, terutama wilayah yang dipimpin oleh kesultanan Islam.
Banyak kisah menarik yang diceritakan dalam buku catatan perjalanan Ibnu Bathuthah ini, terutama cerita-cerita tentang para sultan, para syaikh, sejarah sebuah negeri, falsafah kehidupan masyarakat setempat dan lain sebagainya yang ia tulis berdasarkan pengamatan langsung dari negeri-negeri yang ia kunjungi. Dari India sampai negeri Cina, dari Afrika sampai Nusantara, Ibnu Bathuthah menceritakan perjalanannya secara apik dan mengesankan. Ia misalnya, menceritakan kunjungannya bertemu dengan Sultan Jawa (Sultan Nusantara) dari Kerajaan Samudera Pasai, Sultan Malik Az-Zhahir.
Ibnu Bathuthah sendiri menyebut hasil karyanya ini sebagai persembahan seorang pengamat tentang kota-kota asing dalam perjalanan yang menakjubkan, yang ia tuangkan dalam sebuah catatan perjalanan. Sebagai sebuah catatan perjalanan membaca buku ini seperti mendengarkan seorang pemandu wisata (guide tour) bercerita tentang negeri-negeri yang menakjubkan dari segala sisi. Pembaca seolah diajak berkelana menyusuri negeri-negeri yang ia kunjungi, kemudian memetik hikmah dan pelajaran dari setiap kejadian dalam perjalanan.
Ibnu Bathuthah berhasil merangkai sebuah catatan perjalanan sebagai karya sejarah bermutu tinggi, yang bisa dijadikan rujukan bagi mereka yang ingin mengetahui sejarah sebuah bangsa dan peradaban manusia.



Selasa, 21 Juli 2020

Download Terjemah KITAB KEBIJAKSANAAN ORANG-ORANG GILA (’Uqala` al-Majanin) Abu al-Qosim an-Naisaburi


KITAB KEBIJAKSANAAN ORANG-ORANG GILA
(’Uqala` al-Majanin)
Abu al-Qosim an-Naisaburi

Kitab Kebijaksanaan Orang-orang Gila (’Uqala` al-Majanin) ini adalah karya masterpiece tentang sejarah kegilaan dalam Islam. Ditulis lebih dari 1.000 tahun yang lalu, penulisnya adalah Abu al-Qosim an-Naisaburi (w. 1016 M), seorang ahli tafsir dan hadis, sejarawan sekaligus sastrawan terkemuka di zamannya.
Semua tokoh yang diceritakan dalam kitab ini bukanlah tokoh fiktif. Ini kisah nyata tentang orang-orang yang dianggap gila dalam Islam. Sebut saja misalnya, Uwais al-Qarni, Qois si Majnun, Sa’dun, Buhlul, Salmunah si Wanita Gila, dll. Namun begitu, mereka ini bukanlah orang-orang gila biasa. Mereka sosok-sosok yang cerdas, jenius, memiliki akal yang tajam, penuh dengan kata-kata hikmah, bahkan seringkali dianggap sebagai Wali yang nyeleneh.

Selain menyajikan 500 kisah-kisah kegilaan yang penuh pesan moral, buku yang usianya 400 tahun lebih tua dari Kisah 1001 Malam ini juga ditulis dengan sangat hati-hati berdasarkan metode periwayatan yang ketat layaknya hadis. Tak heran, jika buku ini telah menjadi kitab rujukan kisah-kisah sufi yang selama ini telah beredar.

Dari kitab ini, kita akan mendapatkan pesan-pesan inspiratif yang jenaka sekaligus nasihat-nasihat moral yang bisa meningkatkan kecintaan kepada Allah. Buku ini mengingatkan kita bahwa hikmah itu bisa didapat dari mana pun, bahkan dari orang yang (dianggap) gila sekalipun.



Kamis, 16 Juli 2020

Download Terjemah Kitab Tafsir Ath-Thabari Jami-ul Bayan Fi Tawili Aayatil Qur’an Penulis : Abu Ja'far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari


Tafsir Ath-Thabari
Jami-ul Bayan Fi Tawili Aayatil Qur’an
Penulis : Abu Ja'far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari

 Tahqiq dan Takhrij : Ahmad Abdurraziq Al Bakri,
 Muhammad Adil Muhammad,
Muhammad Abdul Lathif Khalaf,
Mahmud Mursi Abdul Hamid

Ini adalah salah satu kitab tafsir yang menjadi rujukan para penuntut ilmu al-Quran.
 Imam Muhammad bin Jarir At Thabari dilahirkan pada tahun 224 hijriyyah di daerah yang disebut Thabaristan, wafat pada tahun 310 hijriah diusia 86 tahun.

Tafsir Ath-Thabari yang aslinya berjudul "Jami al-Bayan fi Tawil al-Qur’an" adalah sebuah Tafsir Al-Qur'an yang disusun oleh Imam Abu Jafar Muhammad bin Jarir ath-Thabari. Namun lebih dikenal sebagai Tafsir Tabari saja.

 Kitab ini dijuluki sebagai kitab terlengkap dan teragung yang menafsirkan Al Qur'an karena metode penyusunan yang bagus dan wujudnya yang sangat tebal dan berjilid-jilid, yakni diketahui sekitar 26 Jilid.

Komentar para Ulama mengenai kitab Tafsir ini
Imam as-Suyuthi berkata, “Jika anda bertanya, kitab tafsir mana yang dapat dijadikan sebagai rujukan?”Maka aku jawab, “Yaitu tafsir Ibnu Jarir ath-Thabari, di mana para Imam yang amat kompeten bersepakat bahawa belum ada kitab tafsir yang menyerupainya.”

Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Adapun kitab-kitab tafsir yang beredar di tangan orang yang paling benar adalah karya Ibnu Jarir ath-Thabari. Dia menyebutkan perkataan-perkatan para salaf dengan sanad-sanad yang kuat, tidak ada bid’ah di dalamnya dan tidak meriwayatkan hadis dari orang-orang yang diragukan seperti Mukatil B. Sulaiman dan al-Kalbi.”

Al-Hafiz Ibnu Katsir adalah tokoh dalam bidang tafsir yang telah mengambil banyak manfaat dari Tafsir ath-Thabari ini sekaligus menghasilkan ringkasan dan menambahkan banyak manfaat berkaitan dangan hadis, fiqh, ushul, sejarah, dan beberapa yang lainnya yang bermanfaat yang kemudian dikenali sebagai Tafsir Ibnu Katsir.

Imam adz-Dzahabi berkata, “Inilah tafsir seorang Imam dalam ayat-ayat yang berbicara tentang sifat-sifat Allah yang dipenuhi dengan perkataan para Salaf yang menetapkannya bukan yang menafikannya, dan tidak mentakwilkannya dan Dia (Allah) tidak menyerupai makhluk selama-lamanya.”


Silahkan Download Kitabnya di bawah ini:


39.9M
42.5M
49.3M
44.8M
45.0M
42.5M
39.5M
38.6M
40.0M
39.0M
40.0M
40.5M
40.4M
40.2M
39.6M
44.7M
47.0M
44.8M
44.8M
43.6M
44.8M
45.4M
25.8M
25.1M
49.1M
25.8M




Kitab Al-Ta-aruf li-Madzhabi Ahl Al-Tashawwuf

  AJARAN     KAUM SUFI Al-Ta-aruf li-Madzhabi Ahl Al-Tashawwuf Karya : Ibn Abi Ishaq Muhammad ibn Ibrahim ibn Ya’qub Al-Bukhari AL-KALABADZI...

Postingan Populer